Search
  • ovoqqland

Isai Scheinberg Dinyatakan Bersalah dan Dituntut Lima Tahun Penjara



Pada rabu sore di pengadilan New York City, Pemerintah Federal AS mendakwa Isai Scheinberg yang merupakan pendiri dan mantan pemilik PokerStar. Scheinberg mengaku bersalah atas berbagai operasi yang dilakukan saat tekait dengan PokerStar dan menghadapi ancaman hukuman lima tahun penjara. Pada bulan April 2011, Pemerintah Federal AS menutup tiga situs poker online terbesar dan mendakwa sebelas orang. Pemerintah Federal AS menutup tiga situs poker online tersebut karena diduga telah mencurangi dana pembayaran. Tiga situs poker online tersebut adalah PokerStar, Full Tilt Poker dan Absolute Poker. Tidak hanya itu, tiga situs itu juga diduga telah mengoperasikan perjudian ilegal serta kejahatan lainnya. Pada bulan Januari lalu Scheinberg yang telah berusia 73 tahun membuat kesepakatan dan akan menyerahkan diri kepada pihak berwajib di New York. Scheinberg tidak mengakui semua dakwaan yang ditujukan padanya, di mana dakwaan tersebut berupa pencucian uang serta perjudian yang ilegal. Meskipun Pemerintah Federal AS mendakwa sebanyak sebelas orang, namun saat itu hanya tiga orang saja yang berhasil dibawa ke pengadilan. Tiga orang tersebut adalah bankir Utah John Campos, Chad Elie dan orang yang melakukan proses pembayaran Bradley Franzen telah ditangkap dan didakwa pada bulan april tahun 2011. John Campos dihukum tiga bulan penjara, sedangkan Chad Elie dihukum lima bulan penjara. Bradley Franzen telah mengaku bersalah, namun dia lolos dari hukuman karena dia berstatus sebagai saksi. Delapan orang lainnya berada di luar negeri dan Pemerintah Federal AS kesulitan untuk menangkap mereka. Beberapa hari kemudian, Ira Rubin yang saat itu berada di Guatemala berhasil ditangkap dan didakwa dengan tuduhan melakukan penipuan bank. Dia dijatuhi hukuman paling lama, yaitu tiga tahun penjara karena hakim merasa kejahatan yang telah dia lakukan adalah kejahatan yang berat. Pada akhir Desember, Brent Buckley yang merupakan pendiri Absolute Poker ditangkap dan mengakui kesalahannya. Brent Buckley dijatuhi hukuman 14 bulan penjara. Pada bulan Juli 2012 Raymond Bitar, yang merupakan Chief Executive Officer dari Full Tilt Poker menyerahkan diri. Dia dilaporkan sedang dalam kondisi kesehatan yang buruk dan harus melakukan transplantasi jantung. Sebanyak $ 40 juta dan aset milik Bitar disita. Sebelum kejadian itu, PokerStar dan Full Tilt Poker telah menandatangani kesepakatan dengan kasino brick-and-mortar dan kasino Wynn and Station. Nasib kesepakatan tersebut tidak diketahui nasibnya setelah pengaduan hukum itu diumumkan pada publik. Hal itu sangat mengejutkan dunia poker online, dan tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Full Tilt Poker membatalkan Onyx Cup yang sangat dinanti oleh para pemain poker profesional, dan ESPN menghapus semua konten PokerStar. Banyak sekali acara televisi yang ditarik dan dibatalkan. Saat itu PokerStar benar-benar mengalami kelumpuhan total, banyak transaksi dan respon yang ditunda. Namun mereka tetap menjamin saldo para pemainnya tetap aman dan itu bukanlah sebuah ucapan belaka.


Di sini kita harusnya sudah tahu, betapa pentingnya memilih agen judi online yang bisa dipercaya seperti ovoqq yang merupakan salah satu agen judi online terbaik di Indonesia. Namun, meskipun PokerStar saat itu mengalami banyak masalah dan terombang-ambing, pada akhirnya situs judi online itu mampu bangkit dan sekarang menjadi situs judi online terbaik di dunia. Kita berharap hal-hal seperti ini tidak ada lagi kedepannya agar tidak ada pihak yang dirugikan.

2 views0 comments